Tampilkan postingan dengan label PHP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PHP. Tampilkan semua postingan

Mengenal Fungsi Require Dan Include Dalam PHP

Fungsi PHP include() dan require() merupakan fungsi yang digunakan untuk menyertakan file php lain ke dalam suatu program PHP. Hal sangat membantu proses pemrograman karena tidak perlu menulis program PHP secara berulang-ulang, cukup dalam satu file saja.

Ada empat fungsi PHP untuk menyertakan file lain ke dalam suatu program yaitu require(), require_once(), include() dan include_once().

Perbedaan include() dan require().

Pada dasarnya fungsi include() dan require() memiliki kegunaan yang sama, hanya saja pada fungsi include(), jika file yang disertakan ternyata tidak ditemukan (karena lokasi yang salah atau memang file tidak ada) maka program atau perintah PHP selanjutnya (setelah include) akan tetap dijalankan walaupun ditampilkan error.

Sedangkan require() jika file yang disertakan tidak ditemukan (karena lokasi yang salah atau memang file tidak ada) maka program atau perintah PHP selanjutnya (setelah include) tidak akan dijalankan.

Perulangan

Perulangan atau dalam bahasa inggrisnya adalah loop, atau looping.  Dalam setiap bahasa pemrograman tentunya memiliki perulangan, terutama perulangan pada php. Hal yang paling wajib dikuasai dalam bahasa pemrograman yaitu perulangan. Banyak algoritma yang memerlukan proses perulangan atau looping sebagai terwujudnya sarana alogirtma seperti menggunakan array, searching, sorting dan lain sebagainya.
Ada beberapa metode perulangan pada php, seperti for, while, do while, dan foreach. Dari masing-masing metode perulangan pada php yang berbeda ialah foreach. Jenis perulangan foreach biasanya digunakan untuk memecah array, namun array sendiri dapat disedehanakan dengan semua perulangan, kembali lagi ke masing-masing kebutuhan.

Pengertian Dasar Perulangan Pada PHP

Seperti namanya perulangan atau looping yaitu digunakan untuk mempermudah melakukan proses yang berulang-ulang sesuai dengan perintahnya. Contoh sederhananya adalah, apabila kita mengurutkan angka 1 sampai 100, maka hal yang paling mudah dalam pemrograman ialah dengan menggunakan perulangan, yaitu dengan Algoritma menambahkan nilai 1 pada setiap angka yang diulang. Misalnya dimulai dari angka 1, ditambah dengan 1 maka menghasilkan angka 2, dan seterusnya hingga mencapai 100. Bagaimana jika tidak dengan perulangan? tentunya menyita waktu, tenaga dan kerepotan lainnya :p
Seperti awal pembahasan bahwa ada beberapa jenis metode perulangan atau looping pada php yang bisa digunakan, mari kita kupas satu persatu dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP.

Download Materi

Percabangan Lanjutan (Switch)


Struktur logika switch adalah sebuah stuktur percabangan yang akan memeriksa suatu variabel, lalu menjalankan perintah-perintah yang sesuai dengan kondisi yang mungkin terjadi untuk variabel tersebut. Struktur switch ini mirip dengan struktur IF yang ditulis berulang.
Katakan kita ingin membuat sebuah program yang akan menampilkan kata dari angka 0-5, sehingga terdapat 6 kemungkinan yang terjadi.
 

Perbedaan Antara struktur IF dengan Switch

Walaupun memiliki tujuan yang hampir sama, namun struktur IF dan switch memiliki perbedaan yang mendasar.
Didalam struktur switch, kondisi logika hanya akan diperiksa satu kali saja, yaitu pada awal perintah switch, dan hasilnya di bandingkan dengan setiap case. Akan tetapi di dalam struktur if, setiap kondisi akan selalu diperiksa. Sehingga jika anda memiliki struktur percabangan yang banyak, struktur switch akan lebih cepat dieksekusi.

Namun disisi lain, switch memiliki keterbatasan dalam jenis operasi perbandingan yang dapat dilakukan. Operasi perbandingan di dalam switch terbatas untuk hal-hal sederhana seperti memeriksa nilai dari sebuah variabel.

Struktur switch tidak bisa digunakan untuk percabangan program dengan operasi yang lebih rumit seperti membandingkan 2 variabel. Kita tidak bisa menggunakan switch untuk membuat kode program menentukan nilai terbesar seperti contoh pada tuturial IF sebelum ini.

Untuk kebanyakan kasus, kita akan sering menggunakan IF dibandingkan switch.

Struktur Kontrol PHP

Struktur Kontrol atau Control Structure merupakan suatu algoritma program yang memiliki suatu kondisi yang dimana kondisi tersebutlah yang akan menentukan pengambilan keputusan atau perintah yang akan dijalankan.Disini saya tidak akan membahas kontrol struktur secara umum, melainkan akan membahas kontrol struktur pada bahasa pemrograman PHP. Karena tahap belajar maka sekarang yang akan kita bahas adalah struktur kontrol yang bersifat dasar atau sering kita jumpai pada bahasa pemrograman PHP. Berikut macam-macam struktur kontrol yang sering kita jumpai pada PHP dasar.
  1. IF : Merupakan struktur kontrol percabangan yang hanya memiliki satu kondisi. Jika pernyataan benar (terpenuhi) maka perintah dijalankan, sedangkan jika pernyataan salah (tidak terpenuhi) maka perintah di abaikan.
  2. IF ELSE - IF : If Else-If berbeda dengan If, Dimana If hanya memiliki satu kondisi, sedangkan if Else-if memiliki kondisi lebih dari 1 dan dari sekian banyaknya kondisi hanya akan di pilih salah satu yang benar (memenuhi).
  3. WHILE : Merupakan struktur perulangan yang berfungsi melakukan tugas berulang selama banyaknya pernyataan bernilai benar (terpenuhi).
  4. FOR : Merupakan struktur perulangan yang memiliki 3 ekspresi yang menjadi ketetapan baku yaitu kondisi awal dari perulangan, perintah yang akan diulang, kondisi akhir perulangan akan berhenti.
 Download Materi

Operator PHP

Operator Aritmatika (Arithmetic Operators) atau operator matematika adalah operator dasar yang sering kita gunakan sehari-hari. Dalam tutorial kali ini saya akan membahas tentang pengertian, jenis dan cara penggunaan operator matematika di dalam PHP.

Pengertian Operator Aritmatika dalam PHP

Operator Aritmatika adalah operator matematis yang terdiri dari operator penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian, modulus, plus, dan minus.

Jenis Operator Aritmatika dalam PHP

Didalam PHP terdapat 7 jenis operator aritmatika, berikut ke tujuh operator tersebut:


Kebanyakan operator aritmatika dalam PHP bertipe binary yakni membutuhkan 2 operand, kecuali operator minus (-) dan plus (+) yang merupakan operator tipe unary (hanya membutuhkan 1 operand).

Dari ke 7 operator aritmatika dalam PHP tersebut, operator modulus ($a % $b) mungkin terdengar baru. Operator ini menghasilkan sisa hasil bagi dari hasil pembagian. Misalkan 10 % 3, hasilnya adalah 1. Biasanya operator modulus ini digunakan bersama-sama dengan operator pembagian (/).